Padang —
Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat menjadi kampus pertama yang dikunjungi Wakil Ketua MPR RI dalam rangkaian agenda “MPR RI Goes to Campus” di Sumatera Barat. Kegiatan tersebut digelar pada Jumat, 9 Januari 2026, di Convention Hall Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif, M.A., Kampus I UM Sumatera Barat, Padang, dengan mengangkat tema “Urgensi Transisi Energi Mencegah Dampak Perubahan Iklim.”
Wakil Ketua MPR RI Dr. Eddy Soeparno, S.H., M.H. hadir sebagai narasumber utama dan memaparkan tantangan Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim, khususnya yang bersumber dari sektor energi dan transportasi. Diskusi dipandu oleh dosen Program Studi Kehutanan UM Sumatera Barat, Gusmardi Indra, S.Si., M.Si.
Dalam sambutannya, pihak kampus menyampaikan bahwa UM Sumatera Barat menjadi institusi pendidikan pertama yang dikunjungi dalam rangkaian kegiatan MPR Goes to Campus di wilayah Sumatera Barat. Hal tersebut mencerminkan keterlibatan aktif perguruan tinggi dalam penguatan wacana kebijakan strategis nasional.
Rektor UM Sumatera Barat yang diwakili Wakil Rektor II Puguh Setiawan, M.Si., menegaskan bahwa transisi energi menuju sumber terbarukan merupakan kebutuhan mendesak. Menurutnya, pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Sementara itu, Eddy Soeparno menyampaikan bahwa ketergantungan Indonesia terhadap batu bara perlu dikurangi secara bertahap. Ia menyebut sektor energi fosil dan transportasi sebagai dua penyumbang utama emisi karbon nasional.
“Transisi menuju energi bersih bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk menekan dampak perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan generasi mendatang,” ujarnya.
Selain sektor energi, Eddy juga menyoroti emisi kendaraan bermotor berbahan bakar fosil yang menjadi penyumbang utama polusi udara di wilayah perkotaan. Ia mendorong kebijakan yang lebih progresif untuk mempercepat penggunaan teknologi ramah lingkungan guna mencapai target Net Zero Emission.
Kegiatan ini turut dihadiri Hendri Septa, Wali Kota Padang periode 2021–2024, Muhayatul, S.E., M.Si., Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, jajaran pimpinan dan dosen UM Sumatera Barat, serta ratusan mahasiswa. Para peserta mengikuti diskusi secara aktif dan memperoleh sertifikat elektronik.
Melalui kegiatan ini, UM Sumatera Barat diharapkan dapat terus berperan sebagai pusat kajian dan dialog kebijakan publik, khususnya dalam mendukung transisi energi nasional yang berkelanjutan.



Emoticon