BLANTERVIO104

Polri Bersama Tim Gabungan Laksanakan Pemakaman Massal Korban Bencana Palembayan

Polri Bersama Tim Gabungan Laksanakan Pemakaman Massal Korban Bencana Palembayan
Rabu, 07 Januari 2026

Agam  -

Suasana duka menyelimuti wilayah Palembayan, Kabupaten Agam, saat Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat bersama tim gabungan melaksanakan prosesi pemakaman massal bagi korban bencana alam. Hingga saat ini, tercatat ratusan jiwa menjadi korban dalam peristiwa yang melanda wilayah tersebut.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis, total korban meninggal dunia yang berhasil ditemukan hingga saat ini mencapai 253 orang. Pihak medis dan tim identifikasi terus bekerja keras untuk memastikan seluruh jenazah dapat dikenali oleh pihak keluarga.

Dari total tersebut, rincian perkembangan identifikasi adalah sebagai berikut:

222 jenazah telah teridentifikasi, terdiri dari 110 laki-laki dan 112 perempuan.
31 jenazah masih dalam proses identifikasi, yang mencakup 14 laki-laki, 12 perempuan, serta 5 bagian tubuh (body part).

Proses pemakaman massal dilakukan secara bertahap. Sebelumnya, sebanyak 10 jenazah telah dimakamkan di TPU Agam, di mana 4 di antaranya telah teridentifikasi.

Pada hari ini, Rabu (7/1/2026), tim kembali memakamkan 6 jenazah tambahan yang terdiri dari:

4 jenazah perempuan
1 jenazah laki-laki
1 bagian tubuh

Seluruh jenazah tersebut ditemukan di wilayah Kecamatan Palembayan dan sekitarnya. Kapolda Sumatera Barat menegaskan bahwa seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional, humanis, dan dengan penghormatan penuh terhadap para korban.


Keberhasilan penanganan ini merupakan hasil sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta para relawan. Institusi Polri menyatakan komitmennya untuk:

1. Terus memaksimalkan proses identifikasi jenazah.
2. Melaksanakan pemulasaraan jenazah secara bermartabat dan sesuai nilai kemanusiaan.
3. Memberikan pendampingan psikologis maupun moril kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

Di tengah situasi ini, Kapolda Sumatera Barat mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dipastikan kebenarannya (hoaks).
Masyarakat diminta memberikan kepercayaan penuh kepada petugas yang saat ini masih berjibaku di lapangan.

"Atas nama negara dan institusi Polri, kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. Mari kita doakan agar para korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan," pungkas Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Brigjen Gatot Tri Suryanta.



Share This Article :

TAMBAHKAN KOMENTAR

7139572004927558389